Menurut Nursidarsah, semestinya warga tidak main hakim sendiri, karena dalam video tersebut, tampak jelas, jika Be dan rekannya tersebut, bukanlah diamuk massa, melainkan keduanya dupukuli oleh beberapa oknum dan menjadi tontonan warga. “Sejauh ini kami berharap keadilan, karena sampai merenggut nyawa seseorang. Bukan berarti kami membela perlakuan Be yang mencuri tersebut, hanya saja kami ingin melakukan pembelaan terhadap Hak sesorang untuk dapat hidup dan mendapat berhak mendapat perlakuan yang adil,” tegas Kades Pulogeto.
Sementara diketahui, istri Be pada Jum’at siang, didampingi perangkat desa Pulogeto sudah mendatangi pihak sat reskrim Polres Rejang Lebong untuk melakukan pengaduan. (Ade)










