Satu Pelaku Diduga Tewas Akibat Amuk Massa, Kades Pulogeto Bersikap

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Peristiwa yang menimpa 2 terduga pelaku pencurian RS (27) warga Tempel Rejo dan B (29) warga desa Pulogeto, kecamatan Merigi, kabupaten Kepahiang, yang tertangkap warga kelurahan Tempel Rejo, kecamatan Curup Selatan, lantaran keduanya diduga kuat merupakan pelaku pencurian di rumah Bayu Destriansyah (35), pada Kamis (24/12/2020) siang.

Salah satu dari mereka, yakni Be warga Pulogeto, ternyata meninggal dunia. Diduga, BE meninggal akibat diamuk massa warga setempat. Be diduga meninggal di RSUD Curup, saat diantar pihak kepolisian Polres Rejang Lebong, untuk menjalani perawatan medis, karena berdasarkan keterangan pihak Polres RL, setibanya Be di kantor kepolisian ia muntah – muntah dan menggigil.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Desa Pulogeto pun meminta keadilan. Seperti disampaikan Kades Pulogeto M Nursidarsah pada awak media, Jum’at (25/12/2020). Saat warganya Be tertangkap warga didapati ada video nya yang beredar. Setelah diamati berdasarkan video tersebut, pihak Pemerintah Desa Pulogeto sangat menyayangkan perlakuan warga terhadap Be, yang sangat jelas almarhum dipukul oleh beberapa oknum.

Menurut Nursidarsah, semestinya warga tidak main hakim sendiri, karena dalam video tersebut, tampak jelas, jika Be dan rekannya tersebut, bukanlah diamuk massa, melainkan keduanya dupukuli oleh beberapa oknum dan menjadi tontonan warga. “Sejauh ini kami berharap keadilan, karena sampai merenggut nyawa seseorang. Bukan berarti kami membela perlakuan Be yang mencuri tersebut, hanya saja kami ingin melakukan pembelaan terhadap Hak sesorang untuk dapat hidup dan mendapat berhak mendapat perlakuan yang adil,” tegas Kades Pulogeto.

Sementara diketahui, istri Be pada Jum’at siang, didampingi perangkat desa Pulogeto sudah mendatangi pihak sat reskrim Polres Rejang Lebong untuk melakukan pengaduan. (Ade)

Tinggalkan Balasan