Hr itu jg teman2 di kantor melakukan pemeriksaan rapid test dan sebagian lg lngsng di swab..
Bagaimana dg aku? Karena sdg tdk ngantor dan tinggal di Curup, maka pihak Dinkes Kepahiang berkoordinasi dg Dinkes Rejang Lebong untuk swabku.
Benar saja, menjelang sore, petugas kesehatan dr Puskesmas Curup Timur menghubungiku, stlh melalui wawancara melalui sambungan telpon dan menyampaikan data2 yg diminta oleh pihak Puskesmas / Dinas Kesehatan sbg kelengkapan administrasi, maka diputuskan bhw aku akan melakukan swab pada tgl 19 September, beserta seluruh anggota keluargaku.
Dengan kesadaran sendiri aku mulai melakukan isolasi mandiri secara ketat di rumah, aku anggap kalo aku sudah positif terkonfirmasi covid demi keluargaku terutama org tuaku.
Aku tak lg mengikuti kebiasaan keluargaku utk sholat berjamaah dan makan bersama.. aku tak lg msk dapur dan ruangan2 lain, selain kamarku, aku hanya keluar utk berjemur.
Tgl 18 September,
Aku merasa nafasku makin sesak, badanku lemas sekali, mual dan perih sangat membuatku tak nyaman, kondisiku makin buruk.. 🤦♀️🤦♀️
Namun ttp berusaha tenang dan ingat pesan para tenaga kesehatan bhw aku harus menjaga imun tubuhku.










