Kisah Pilu Pasien Covid-19 di Rejang Lebong, Tak Segan Bagikan Ceritanya di Facebook
Page 5

Kisah Pilu Pasien Covid-19 di Rejang Lebong, Tak Segan Bagikan Ceritanya di Facebook

Hr itu jg teman2 di kantor melakukan pemeriksaan rapid test dan sebagian lg lngsng di swab..
Bagaimana dg aku? Karena sdg tdk ngantor dan tinggal di Curup, maka pihak Dinkes Kepahiang berkoordinasi dg Dinkes Rejang Lebong untuk swabku.
Benar saja, menjelang sore, petugas kesehatan dr Puskesmas Curup Timur menghubungiku, stlh melalui wawancara melalui sambungan telpon dan menyampaikan data2 yg diminta oleh pihak Puskesmas / Dinas Kesehatan sbg kelengkapan administrasi, maka diputuskan bhw aku akan melakukan swab pada tgl 19 September, beserta seluruh anggota keluargaku.
Dengan kesadaran sendiri aku mulai melakukan isolasi mandiri secara ketat di rumah, aku anggap kalo aku sudah positif terkonfirmasi covid demi keluargaku terutama org tuaku.
Aku tak lg mengikuti kebiasaan keluargaku utk sholat berjamaah dan makan bersama.. aku tak lg msk dapur dan ruangan2 lain, selain kamarku, aku hanya keluar utk berjemur.

Tgl 18 September,
Aku merasa nafasku makin sesak, badanku lemas sekali, mual dan perih sangat membuatku tak nyaman, kondisiku makin buruk.. 🤦‍♀️🤦‍♀️
Namun ttp berusaha tenang dan ingat pesan para tenaga kesehatan bhw aku harus menjaga imun tubuhku.

BACA JUGA:  Korupsi Rp 454 Juta, Mantan Direktur PDAM Rejang Lebong Akhirnya Dibui
Space Iklan
Bayar Disini Aja
Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top