Sayangnya, saat pelaku berhasil dilumpuhkan dan langsung dilarikan ke RSUD Curup, pelaku pun akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis.
Dikonfirmasi, Kapolres RL, AKBP Puji Prayitno, S.Ik, MH membenarkan peristiwa tersebut. Sebelum melakukan penangkapan petugas telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat dan keluarga pelaku. Diakuinya, Memang terdapat anggota yang terkena sabetan pisau, sehingga petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 4 kali. Lantaran, masih melawan, petugaspun terpaksa menembak ke arah pelaku.
“Kami tegaskan, tidak akan memberikan ruang terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan yang bergaya premanisme di wilayah hukum Rejang Lebong, apalagi sangat mengganggu ketentraman dan keresahan di masyarakat,” tegas Kapolres. (Ade)










