Kaum muslimin rahimakumullah,
Jadikanlah iman dan takwa mewarnai perpolitikan kita, bahwa mendudukkan wakil kita adalah penting karena mereka yang menjadi wakil kita merupakan aspirasi bagi mereka. Begitu juga jauh lebih penting untuk mencari dan menetapkan pemimpin kita lima tahun yang akan datang, karena di tangan pemimpin lah kita semua akan dibawa. Menuju kebahagiaan kah atau na’udzubillah terjerumus kepada kesengsaraan. Manfaatkanlah hak pilih anda-anda sekalian, gunakanlah sebaik-baiknya. Janganlah kita bertengkar, berselisih hanya kerana beda pilihan. Ingat! Kita adalah umat yang satu.
اِنَّ هٰذِهٖٓ اُمَّتُكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةًۖ وَّاَنَا۠ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْنِ
Sungguh, ini adalah umatmu, (yaitu) umat yang satu, dan Aku adalah Tuhan kalian, oleh karena itu beribadahlah kepada-Ku. (Al-Anbiya: 92)
Menyikapi fenomena saat ini, kita sama-sama anak bangsa harus tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai kesatuan kita sebagai bangsa yang satu bangsa Indonesia, dengan pesan:
Pertama, Menegaskan bahwa makna ayat tersebut adalah pengukuhan bahwa kita adalah umat yang satu, maka jangan terpecah, terpisah hanya karena beda pilihan. Kita merupakan satu kesatuan dari beraneka ragam pendapat, beraneka ragam corak dan budaya serta adat istiadat. Umat Nabi Muhammad Saw. berasal dari berbagai suku bangsa, ras, golongan, yang sangat berbeda antara yang satu dengan lainnya namun dapat disatukan dalam satu akidah yakni akidah Islamiyah, laksana bintang-bintang bertebaran di angkasa yang maha luas, lalu disatukan dengan nama gugusan bintang-bintang.






