Rejangnews.com || Lebong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Lebong tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, bertempat di ruang sidang paripurna DPRD di Tubei, Kamis (29/09/2022).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Carles Ronsen S.Sos didampingi Waka I Dedi Haryanto dan Waka II Popi Ansa. Sementara itu, dari pihak eksekutif dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Drs Fahrurrozi MPd dan Sekretaris Daerah (Sekda) H Mustarani Abidin SH MSi.

Dalam pengesahan Perda APBD-P ini, sebanyak enam fraksi yang duduk di kursi DPRD lebong menyampaikan pandangan akhir dalam rapat istimewa tersebut. Semuanya menyetujui terhadap usulan Raperda APBD Perubahan untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Keenam tersebut yakni Fraksi Perindo disampaikan Wilyan Bachtiar SIP MSi, Fraksi Gerakan Perjuangan Rakyat disampaikan Piter Saputra SIKom, Fraksi PKB oleh Royana, dan Fraksi Demokrat oleh Rinto Putra Cahyo S,Kep. Berikutnya, Fraksi NasDem oleh Yenny Hardiyanti dan Fraksi PAN oleh Pip Haryono.

Pengesahan ini juga ditandai dengan penandatanganan dokumen Perubahan APBD oleh legislatif dan Eksekutif.

Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen, S. Sos menyampaikan untuk APBD Perubahan Tahun 2022 sudah disahkan dalam rapat istimewa tersebut. Sehingga kegiatan yang menjadi skala prioritas yang sudah di usulkan sudah di setujui.

“Untuk APBD Perubahan TA 2022 sudah kita sahkan dalam rapat paripurna ini, semoga kegiatan yang menjadi skala prioritas kita berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan, mohon dukungannya,” ujar Ketua DPRD Lebong usai saat diwawancarai usai rapat paripurna.

Dirangkum dari rapat paripurna yang telah berjalan tersebut, seluruh fraksi mengingatkan kepada seluruh OPD agar dapat memanfaatkan waktu yang singkat ini untuk merealisasikan semua kegiatan sebelum tahun anggaran berakhir, sebab terhitung waktu yang hanya menyisakan sekitar beberapa bulan kedepan, tentunya seluruh dinas terkait agar bisa memanfaatkan waktu yang singkat ini sebaik mungkin, agar terencana sesuai yang diharapkan.

Salah satunya dalam skala prioritas tersebut yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun ini yang anggarannya sudah disetujui sekitar 2,5 Miliar, tentunya masyarakat tidak meragukan bahwasannya pesta demokrasi tingkat desa akan segera di selenggarakan.

Selain Pilkades, dukungan terhadap penyelesaian tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Lebong – Bengkulu Utara, rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan beberapa Kegiatan Skala Prioritas lainnya juga di alokasikan anggarannya dalam APBD -P tahun ini.

“Insyaallah pilkades 65 desa yang diharapkan masyarakat kabupaten lebong akan segera di laksanakan tahun ini, selain itu kita juga mendukung penuh penyelesaian masalah Tabat Kabupaten Lebong dengan Bengkulu Utara, semoga nantinya terselesaikan sesuai dengan apa yang kita harapkan kedepannya,” Ucap Wilyan Bachtiar dari Fraksi Perindo ini.

Apabila mengacu pada nota pengantar rancangan Perubahan APBD Kabupaten Lebong Tahun 2022 yang disampaikan Bupati Kopli Ansori dalam rapat paripurna yang digelar Senin (26/9/2022), perubahan postur APBD meliputi belanja daerah yang semula Rp 665.970.773.718,00 berubah menjadi Rp 695.218.012.499,00. Mengalami penambahan sebesar Rp 29.247.238.781,00.

Kemudian, belanja operasi semula sebesar Rp 432.360.261.929,00 berubah menjadi Rp 455.521.863.879,00. Bertambah sebesar Rp 23.161.601.950,00. Kemudian, untuk belanja modal semula Rp 117.952.213.999,00, berubah menjadi Rp 124.537.850.570,00. Menjadi bertambah sebesar Rp 6.585.636.571,00.

Terpantau hadir dalam hadir dalam rapat paripurna tersebut diikuti anggota DPRD lebong. Kapolres Lebong AKBP Awilzan S.IK, perwakilan TNI, Unsur Forkopimda Lebong, Sekda Lebong, Staf Ahli Bupati Lebong, Asisten Bupati Lebong, Kepala OPD se-Kabupaten Lebong, Camat dan tamu undangan lainnya. (snd)

Tinggalkan Balasan