Keputusan ini terbukti tepat, karena kopi robusta ini berhasil memikat perhatian juri dan mengalahkan pesaing dari seluruh Indonesia.
Benny Pratama, Penanggung Jawab Lapangan PT. Global Inovasi Maju, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak datang dengan mudah.
Timnya telah berpartisipasi dalam kompetisi ini selama tiga tahun berturut-turut dan terus berupaya meningkatkan kualitas produk.
“Skor kopi robusta yang kami kirimkan meningkat setiap tahun, hingga akhirnya kami berhasil meraih juara pada tahun 2024,” jelas Benny.
Selain itu, pada 2023, kopi robusta dari PT. Global Inovasi Maju juga berhasil menang dalam kompetisi William Edison Coffee dengan skor cupping 81,18, dan dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram melalui sistem lelang, jauh lebih tinggi dari harga normal Rp40.000 per kilogram.
“Kesuksesan ini telah mengubah banyak hal bagi kopi robusta Rejang Lebong. Setelah memenangkan kompetisi, permintaan terhadap kopi ini meningkat pesat, baik di dalam negeri maupun luar negeri, menunjukkan potensi besar untuk bersaing di pasar global,” ungkap Benny.









