“Proses rekruitmen ini sangatlah penting untuk memilih dan menentukan calon prajurit TNI AD yang terbaik, berkualitas dan berintegritas tinggi, untuk mengisi struktur organisasi TNI AD yang semakin profesional, efektif, efisien dan berkualitas,” ujarnya.
Pangdam juga menegaskan kepada panitia, untuk mempedomani kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat tentang penyelenggaraan penerimaan prajurit yang transparan, obyektif dan akuntabel.
“Hindari percaloan dalam Pelaksanaan werving, Angkatan Darat secara tegas akan menindak secara hukum oknum-oknum pelaku kecurangan dalam Penerimaan prajurit dan Laksanakan seleksi dengan cermat dan teliti serta tetap disiplin dalam protokol kesehatan,” tegas Pangdam.
Sidang hari ini diikuti oleh 283 dan selanjutnya melaksanakan tes pantukhir pusat yang juga dilaksanakan di Kodam XVIII/Kasuari. (Rilis Pendam XVIII/Ksr)










