kapolres rejang lebong puji prayitno

Dinilai Paling Rawan, Wilayah Perbatasan Menjadi Prioritas Pengamanan Pilkada Rejang Lebong

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Kapolres Rejang Lebong (RL) AKBP Puji Prayitno, S.Ik, MH menyampaikan kerawanan saat Pilkada pasti ada, pastinya juga harus diawasi dan diantisipasi, adapun wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan paling tinggi saat berlangsungnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong adalah wilayah perbatasan. “Dinilai paling rawan, karena dikhawatirkan masih terdapat pemilih eksodus, yang diduga ikut serta dalam Pilkada di kabupaten ini, jadi perlu diawasi betul dan menjadi prioritas pengamanan pihak kami,” ujar Kapolres.

Dijelaskan Kapolres RL, tingkat kerawanan Pilkada sudah dipetakan pihaknya dalam 4 klasifikasi, yakni aman, rawan, sangat rawan dan khusus. Untuk yang masuk kategori khusus adalah seperti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Curup, sedangkan yang masuk klasifikasi sangat rawan adalah wilayah perbatasan. Yaitu, beberapa titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain ataupun provinsi lain.

Berikut beberapa kecamatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten atau provinsi tetangga, kecamatan Kota Padang berbatasan dengan provinsi Sumatera Selatan. Begitu juga kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), yang berbatasan langsung dengan Kota Lubuk Linggau. Kemudian, desa Warung Pojok, kecamatan Sindang Dataran, yang berbatasan dengan kabupaten Kepahiang. Lalu, kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR), berbatasan dengan kabupaten Lebong, serta kecamatan Curup Selatan, seperti desa Watas Marga dan kelurahan atau desa lainnnya yang berbatasan dengan Kabupaten Kepahiang.

Terkait pengamanan untuk Pilkada, masih sambung Puji, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KPU RL, Bawaslu RL, Para Pasangan Calon (Paslon) dan LO masing-masing TIM Pemenangan Paslon, untuk bekerjasama dalam menciptakan pilkada yang jujur, aman, kondusif dan sehat karena masih dalam situasi pandemi covid-19. “Untuk lokasi rawan lainnya, pihak kita juga sudah mengantisipasinya supaya tidak terjadi kericuhan, kita juga telah sampaikan dan dibantu oleh beberapa pihak terkait dan Forkompinda Rejang Lebong,” demikian Puji.(Ade)

Tinggalkan Balasan