Masih sambung Kades, ada juga laporan terkait penguatan dan peningkatan kapasitas tenaga keamanan Rp 3 juta, bahwa anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan HT sebanyak 10 unit, yang diperuntukkan bagi linmas serta perangkat desa. Lalu oknum LSM tersebut juga melaporkan terkait pembinaan grup kesenian dan kebudayaan Rp 25.811.000. “Untuk diketahui, anggaran tersebut digunakan untuk pembelian 35 pcs kain, 35 pcs baju, 35 pcs peci, satu buah ambal, 8 pcs baju silat, 8 pcs kain tanggep, 8 pcs cuuk uleu, serta rebana 1 set, yang diperuntukkan bagi Hadrah Darussalam dan Risma,” papar Ruslan.

Selain itu, ada juga laporan terkait Kegiatan Penanggulangan Bencana Rp 132.276.000. Pada kegiatan ini, anggarannya digunakan untuk pengadaan bilik disinfektan sebanyak 3 unit, 532 buah galon untuk mencuci tangan, yang diberikan ke seluruh rumah warga, termasuk pengadaan masker 3.500 lembar, pembelian 1 unit sepeda motor roda tiga untuk mobilisasi penyemprotan disinfektan. Lalu ditambah 1 buah tedmon kapasitas 500 liter, 1 buah tedmon kapasitas 250 liter. Pembelian mesin steam untuk penyemprotan disinfektan, 4 buah tank semprot listrik, pembelian 4 liter disinfektan, mantel (APD), sepatu boat, dan honor petugas penyemprotan disinfektan.










