Di sektor pendidikan, Rejang Lebong masuk dalam program nasional SMA Unggul Garuda. Desa Mojorejo ditetapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah unggulan bertaraf internasional, menjadikan Rejang Lebong salah satu dari empat daerah terpilih dari 20 kuota nasional.
Pemerintah daerah juga menjalankan kebijakan sekolah gratis serta Program Orang Tua Asuh bagi anak yatim piatu dan penyandang disabilitas yang telah menjangkau 1.287 anak.
Pembangunan infrastruktur difokuskan pada perbaikan jalan dan jembatan strategis. “Sejumlah ruas jalan kabupaten, termasuk Jalan Sukowati dan Sukaraja–Pasar Atas, diperbaiki untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi,” jelas Bupati.

Pemulihan fungsi jembatan Talang Benih–Dusun Sawah dan Duku Ulu, serta penataan drainase kawasan Curup, diklaim mampu mengurangi genangan dan banjir.
Pada sektor kesehatan, Rejang Lebong mencatat skor percepatan penurunan stunting sebesar 79,27 dan menempati peringkat ketiga terbaik di Provinsi Bengkulu. Daerah ini juga menjadi satu-satunya kabupaten di Bengkulu yang meraih Penghargaan Swasti Saba Padapa sebagai Kabupaten/Kota Sehat.










