Gubernur, Kasrem, dan Sekdakab disambut dengan sekapur sirih adat oleh gadis penari sebagai persembahan saat tiba di lokasi upacara.
Pembukaan TMMD ke-121 ini mencakup pemasangan pita operasi kepada prajurit TNI dan Polres, serta penyerahan alat kerja seperti cangkul, sekop, dan garu.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur dan Sekdakab, serta pembagian bibit jagung hibrida unggul, bibit padi unggul, dan bibit rambutan kepada masyarakat. Menariknya lagi, kegiatan tersebut juga menampilkan pentas dramatari Genere Rejang Lebong.
Gubernur menyampaikan bahwa Program TMMD ini merupakan bukti nyata dari kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan daerah. Keberhasilan program ini dipengaruhi secara positif oleh sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“TMMD juga dianggap sebagai bentuk pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Rohidin.
Setelah upacara, Gubernur beserta rombongan langsung melakukan peninjauan di lokasi sasaran TMMD di Desa Belumai II. Diawali dengan kunjungan ke pembuatan sarana air bersih menggunakan sumur bor, lalu pembangunan rumah tidak layak huni, serta proyek pembukaan badan jalan baru.










