Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agus Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan agar masyarakat segera menikmati manfaat dari infrastruktur tersebut.
“Jembatan Perintis Garuda ini merupakan urat nadi mobilitas masyarakat. Kehadirannya akan memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pusat perdagangan,” ujar Dandim.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong puluhan warga yang setiap hari ikut membantu membersihkan lokasi dan mendukung proses pembangunan.
Jembatan Perintis Garuda dibangun menggunakan konstruksi beton dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter, sehingga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Air Rusa, Witono, mengungkapkan pembangunan jembatan tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah dinantikan selama sekitar satu dekade.
“Jembatan ini menjadi penghubung utama antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Kehadirannya akan mempercepat perjalanan warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memudahkan akses menuju sekolah dan layanan kesehatan,” katanya.










