Di samping pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat, seperti wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, bahaya narkoba, kerukunan antarumat beragama, hingga pencegahan stunting serta kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan lain yang dilaksanakan meliputi pelayanan kesehatan, donor darah, pelayanan Posyandu dan Posbindu, serta pemutaran film perjuangan bagi masyarakat.
“Selama pelaksanaan program tersebut, TMMD melibatkan 181 personel yang terdiri dari 126 anggota TNI Angkatan Darat, 10 personel TNI Angkatan Laut, 10 anggota Polri, 15 mahasiswa, serta 20 warga setempat,” jelas Dandim.
Kepala Desa Seguring Yan Husin menyampaikan apresiasi kepada TNI dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam program TMMD di desanya. Ia menilai pembangunan infrastruktur yang dilakukan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
“keberadaan jalan yang dibuka melalui program ini tentunya akan mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian. Selain itu, berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan yang diberikan juga dinilai memberikan manfaat bagi warga desa,” pungkasnya. (Rnr)










