Rejangnews.com || Rejang Lebong – Pasca beredarnya informasi terkait penolakan dana hibah KNPI Rejang Lebong (RL) Rp 400 Juta yang dianggarkan dalam APBD RL tahun 2023 oleh Ketua KNPI RL Reko Suseno SH versi Haris Pertama. Ternyata mendapat perhatian dukungan dari berbagai pihak, baik dari kalangan aktivis mahasiswa, tokoh pemuda maupun pedagang.
Seperti diungkapkan, Ali Hanafia S.IP Aktivis HMI Sekaligus pemuda Lembak, Ia sangat mendukung petisi Ketua KNPI Reko untuk menolak dan Hibah tersebut. “Sepertinya anggaran APBD hanya diperuntukkan untuk kepentingan suatu kelompok tertentu, padahal masih banyak kebutuhan masyarakat lainnya yang lebih penting daripada digelontorkan untuk kegiatan KNPI, apalagi nilai yang dianggarkan sangat fantastis” ungkapnya, Sabtu (15/04/2023).
Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna, kelurahan Pelabuhan Baru, Rama, dirinya menganggap anggaran Rp 400 juta, lebih baik dimanfaatkan untuk perbaikan jalan, apalagi saat ini masih banyak jalan yang rusak dan belum tersentuh pembangunan sama sekali.








