Program tersebut meliputi penanaman berbagai bibit di lahan seluas 20 hektare. Lahannya akan digunakan untuk menanam padi, jagung, hydroponik, dan tanaman lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian dan mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan nasional.
“Dan hasil dari program ini nanti diharapkan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat setempat,” harapnya.
Menurut Pasiter, Program ketahanan pangan merupakan program nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif, dan merupakan salah satu komponen penting dari TMMD yang sedang dilaksanakan. (rno)










