Karena perbaikan permanen belum dilakukan, pemerintah desa bersama masyarakat sepakat memperbaiki bagian lantai jembatan secara swadaya agar tetap dapat digunakan dengan aman.
Kesepakatan itu langsung diikuti aksi nyata. Dalam musyawarah tersebut berhasil dihimpun dana swadaya mencapai puluhan juta rupiah yang akan digunakan untuk membeli material dan memperbaiki lantai jembatan.
Dana berasal dari Pemerintah Desa Air Kati, Pemerintah Desa Suka Karya, kelompok tani, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong, kepala sekolah SD dan SMP, serta sumbangan masyarakat dari kedua desa.
“Alhamdulillah, dalam musyawarah tadi sudah terkumpul bantuan mencapai puluhan juta rupiah. Bantuan ini berasal dari berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi jembatan, baik pemerintah desa, kelompok tani, anggota DPRD, kepala sekolah maupun masyarakat,” kata Sapton.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi bukti kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama sekaligus menjaga akses transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas warga.










