Lebih lanjut, Presiden berkomitmen memajukan pendidikan melalui peningkatan sarana prasarana, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Guru diharapkan menjadi agen perubahan dan peradaban, tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sosok pengayom yang membimbing generasi bangsa.


“Oleh karena itu, partisipasi dari semua elemen masyarakat—pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media massa—sangat diperlukan dalam membangun layanan pendidikan yang inklusif dan bermutu,” tambah Wabup.
Sejak Oktober 2004, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan berbagai pembenahan, termasuk dalam tata kelola dan penguatan peran guru. Salah satu kebijakan unggulan adalah penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” seperti bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat, gemar belajar, bersosialisasi, dan tidur tepat waktu.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama seluruh peserta. (rno)









