Sekolah Favorit, Masalah Lama: SPMB SMAN 1 Rejang Lebong Disoal Lagi
Page 2

Sekolah Favorit, Masalah Lama: SPMB SMAN 1 Rejang Lebong Disoal Lagi

Ia bahkan mengklaim memiliki rekaman suara salah satu panitia SPMB yang mengeluhkan kesulitan untuk meluluskan keponakannya. Meskipun, keponakannya tetap dinyatakan lulus.

“Saya berharap kasus ini dibuka secara transparan. Bukan hanya saya yang kecewa, banyak wali murid lain juga mengeluh,” katanya.

Pihak Sekolah Membantah Ada Kecurangan

Menanggapi tudingan itu, Kepala SMAN 1 Rejang Lebong, Afrison, M.Pd, membantah adanya kecurangan. Ia menyatakan perubahan kuota dilakukan sesuai regulasi yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) tentang SPMB.

“Kami memang melakukan pergeseran kuota. Itu diperbolehkan sepanjang tidak melebihi kapasitas rombongan belajar (rombel) yang sudah ditentukan,” ujar Afrison Senin (30/06/2025).

Menurutnya, penambahan kuota siswa hanya dilarang jika melewati batas rombel, karena akan berimplikasi pada pencairan dana BOS. Namun perubahan proporsi kuota antarjalur masih dalam koridor aturan.

Terkait keluhan orang tua, Afrison membuka ruang sanggah bagi wali murid yang ingin mengetahui alasan ketidaklulusan anaknya. “Kami siap menunjukkan data by person. Tapi data itu tidak bisa diumumkan secara massal, sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Putra Mas Jadi Pemateri di Sekolah Legislatif Universitas Pat Petulai
Space Iklan
Bayar Disini Aja
Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top