Sementara, Asisten I Setdakab RL, Pranoto Majid yang membuka acara kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan dengan kegiatan ini di tengah wabah Covid-19, semoga para pengusaha dapat bangkit lagi menjalankan usahanya, terutama usaha di sektor pertanian dan pariwisata, karena hal tersebut sudah pasti menjadi program setiap periode pemerintahan. Apalagi, saat ini penggerak utama perekonomian di Rejang Lebong masih APBD.
“Dengan kegiatan ini, kita berharap dapat menarik para investor dari luar, terutama di sektor pertanian dan pariwisata. Seperti, Investor sebelumnya meminta 3000 hektar, untuk penanaman Kelapa Hibrida, Bumi Mega Sentosa (BMS) di Kota Padang dan harus ada pembebasan lahan. Namun ini masih penjajakan, kita berharap Investornya memang serius, jika serius maka akan kita fasilitasi semaksimal mungkin, jangan seperti lahan – lahan perkebunan sebelumnya, tidak ada yang berjalan dengan baik. Kalau hanya menjadi broker-broker saja, lebih baik berhenti,” pungkas Pranoto. (Ade)






