“Setiap anak memiliki keunikan. Tugas kami adalah mendampingi mereka tumbuh sesuai dengan fitrahnya,” ungkap salah satu direktris.
Metode Montessori yang diterapkan berpadu harmonis dengan nilai-nilai Islam. Hal ini menjadikan Shigor Montessori sebagai pelopor pendidikan anak usia dini yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga penanaman karakter, kemandirian, dan akhlak Islami sejak dini.
Tak heran, para orang tua yang hadir pun menunjukkan apresiasi terhadap pendekatan yang ditawarkan oleh sekolah.
“Kami melihat anak-anak pulang dengan wajah ceria dan semangat. Itu pertanda mereka merasa nyaman,” ujar Ayu, salah satu wali murid.
Dengan pendekatan yang personal dan berlandaskan nilai-nilai keislaman, Shigor Montessori Islamic School diharapkan mampu menjadi alternatif pendidikan anak usia dini yang relevan dengan tantangan zaman sekaligus menanamkan dasar-dasar iman dan akhlak sejak awal. (ade)






