Ditambahkannya, Kongres Nasional Gema Petani Indonesia adalah puncak aspirasi mahasiswa secara nasional yang meneriakkan aspirasi rakyat khususnya Petani agar tidak terjadi pelanggaran penindasan. “Diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan serta semangat bagi para anggota GEMA PETANI Provinsi Bengkulu agar kemudian dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Hendarman.
Lanjutnya, semoga Gema Petani Indonesia ini dapat menjadi agent perubahan dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi dan budaya. Mahasiswa mesti mampu meneguhkan kembali fungsi dan perannya sebagai inisiator, artikulator, sekaligus organisator dari perubahan sosial khususnya.
Kedepan Gema Petani Indonesia yang digerakkan mahasiswa secara nasional ini juga merupakan satu-satunya komunitas yang paling dinamis dalam menangkap dan mengakomodasi sebuah perubahan serta paling harmonis dalam menyuarakan pendapat. “Sebab, mahasiswa adalah asosiasi dari kejujuran, integritas dan semangat moral. Apalagi dalam diri mahasiswa, juga terdapat kumpulan calon cendekiawan, pahlawan, negarawan, serta profesi lainnya,” pungkas Hendarman. (Red/Rilis)










