Panglima TNI juga menyatakan mulai tanggal 26 Juni ini akan dillaksanakan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh TNI dan Polri dengan target 1 juta perhari dengan pembagian 40% dilaksanakan oleh TNI dan Polri serta 60% dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan dalam hal ini adalah pemerintah daerah.
“Terkait dengan implementasi PPKM mikro kita ketahui bersama bahwa lonjakan kasus Covid-19 hari ini di 5 Provinsi terlihat naik. Kami laporkan bahwa pelaksanaan di lapangan PPKM mikro sangat efektif untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan mengerahkan 4 pilar yakni Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri” imbuhnya.

Selanjutnya Panglima TNI memaparkan implementasi PPKM mikro paling efektif dilaksanakan di tingkat desa yang berbasis RT RW Oleh sebab itu peran dari Ketua RT RW, Bidan desa, Babinsa Bhabinkamtibmas sangat penting. Ia berharap agar dengan pelaksanaan PPKM mikro supaya memberikan pemahaman kepada satuan tingkat yang paling bawah.
“Pelaksanaan PPKM mikro supaya memberikan pemahaman kepada Kepala Desa, RT RW, Bidan desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengenai apa yang harus dilakukan dengan pelaksanaan PPKM mikro tersebut. Lurah bertugas menyiapkan data warganya yang terpapar kemudian menyiapkan tempat isolasi mandiri”ungkapnya.










