Kopli berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas penambangan. Ia mengakui bahwa pengurusan izin pertambangan rakyat seringkali rumit, sehingga menyulitkan para pekerja tambang tradisional. Sebagai kepala daerah, Ia berusaha memberikan kelonggaran terhadap persoalan ini.
“Saya tidak pernah berjanji secara berlebihan, tetapi saya memberikan bukti nyata yang dirasakan masyarakat tambang di masa kepemimpinan kami. Insya Allah, kami akan melanjutkan ini karena menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” tegas Kopli.
Sementara itu, Calon Wakil Bupati Roiyana mengajak semua perempuan di wilayah tersebut untuk bersatu dan memperjuangkan nasib mereka. “Ibu-ibu, jangan ragu dengan saya. Sebagai wakil perempuan, saya akan melanjutkan program untuk ibu-ibu jika terpilih. Lanjutkan, menang… menang… menang!,” tambah Roiyana. (snd)










