Korban kemudian segera dilarikan ke bidan di Kelurahan Talang Ulu menggunakan mobil pikap untuk mendapatkan penanganan medis.
Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan telah sadar kembali setelah mendapat pertolongan.
“Diduga, korban tenggelam karena tidak bisa berenang saat berada di kolam wisata tersebut,” ujarnya.
Pihak keluarga berencana membawa korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Sementara itu, pengelola wisata Tebing Suban disebut bersedia bertanggung jawab atas pengobatan korban.
Jika hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisi korban stabil, keluarga berencana kembali ke kampung halaman di Desa Nanjungan, Kabupaten Empat Lawang.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengunjung wisata air agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di area kolam, guna menghindari kejadian serupa,” pungkas Kasi Humas. (Rnr)









