pasang iklan anda di situs rejangnews.com
KOLOM IKLAN/BANNER
Dikerjakan TNI dan Warga, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Melesat 67 Persen

Dikerjakan TNI dan Warga, Jembatan Gantung Garuda Lubuk Bingin Baru Melesat 67 Persen

Rejangnews.com || Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Senin, 25 Mei 2026, progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 67 persen.

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda menjadi harapan baru bagi masyarakat desa untuk mendapatkan akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Program pembangunan ini merupakan inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil pertanian.

Pada tahap pekerjaan terbaru, pembangunan difokuskan pada proses pengecoran pondasi jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum pekerjaan utama dilanjutkan ke proses berikutnya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.,Opsla menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus terlibat dalam kegiatan gotong royong selama pembangunan berlangsung.

Ia berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam pembangunan ini. Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Jembatan Gantung Garuda diproyeksikan akan membantu sekitar 341 Kepala Keluarga dengan total 621 jiwa di Desa Lubuk Bingin Baru dan sekitarnya.

Dengan hadirnya akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan lebih mudah menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk mengangkut hasil pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama warga desa.

Kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan ini juga menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih terus hidup dan mampu menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan desa. (Rnm)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top