Sehingga antara rekan se-Tim memang perlu kerjasama yang solid dan saling support serta seimbang, karena sia-sia jika satu perlombaan saja yang berhasil ditaklukan.
Renaldy menambahkan, dipilihnya kejuaraan ini tentu untuk mengenang jasa para pahlawan terdahulu, karena saat mereka perang melawan para penjajah hanya berbekal peralatan yang sederhana, seperti Bambu Runcing, Ketapel dan Panah.

Selain itu, tentunya kejuaraan ini untuk memberi wadah yang positif bagi para penghobi olahraga panahan dan ketapel. “Serta untuk memunculkan bibit-bibit unggul ataupun atlet panahan dan ketapel di masa mendatang, sehingga mereka dapat ikut serta dalam kejuaraan ini di tingkat yang lebih tinggi,” tegas Dandim RL.
Sementara, Ketua Perkumpulan Panahan Tradisional (PERPATRI) Bengkulu Mashuriyanto, mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Kodim 0409/RL yang selalu peduli dalam menggerakkan olahraga tradisional di kabupaten Rejang Lebong.









