Rejangnews.com || Lebong – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu meninggalkan dampak serius terhadap infrastruktur daerah.
Informasi terhimpun, sekitar 13 jembatan gantung dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, bahkan beberapa di antaranya sudah tidak dapat digunakan oleh masyarakat.
Kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga pergerakan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebong bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Kodim 0409/Rejang Lebong guna mencari solusi penanganan darurat terhadap jembatan yang rusak akibat banjir bandang.
Dari hasil koordinasi dan survei lapangan, disepakati bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan jembatan yang mengalami kerusakan paling parah dan mendesak untuk segera ditangani.
Pada tahap awal, dua jembatan ditetapkan sebagai prioritas utama, yakni Jembatan Pelabuhan Talang Liak dan Jembatan Desa Tik Sirong. Kedua jembatan tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan berat yang menghambat mobilitas warga.










