
“Kami berharap ibu bersedia menerima dan ikut mempromosikan Batik Kaganga sebagai identitas budaya kami,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pera menegaskan bahwa Batik Kaganga merupakan kebanggaan masyarakat Rejang Lebong. Ia berharap melalui dukungan Kementerian Pariwisata, batik khas ini bisa lebih dikenal luas dan menjadi daya tarik dalam pengembangan wisata budaya daerah.
“Batik Kaganga adalah warisan budaya yang ingin kami angkat agar sejajar dengan batik khas daerah lain di Indonesia. Ini bagian dari upaya kami mengenalkan Rejang Lebong lewat pariwisata dan budaya,” pungkasnya. (rnm)







