“Jembatan ini menjadi bukti komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Bagi masyarakat Kelurahan Dwi Tunggal dan Desa Rimbo Recap, Jembatan Garuda Rejang Lebong bukan sekadar infrastruktur penghubung. Kehadirannya menjadi simbol gotong royong, kepedulian, dan harapan baru bagi warga yang selama bertahun-tahun menginginkan akses transportasi yang lebih baik.
Kini, aktivitas masyarakat semakin mudah. Kendaraan dapat melintas dengan lebih aman, anak-anak lebih mudah menuju sekolah, dan hasil pertanian dapat diangkut lebih cepat menuju pasar. Kehadiran Jembatan Garuda Rejang Lebong pun menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur mampu menghadirkan perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. (Rnm)










