Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, khususnya Ditjen Perumahan Wilayah Sumatera IV, atas dukungan terhadap pembangunan perumahan di daerah. “Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin erat,” imbuhnya.
Sementara itu, Yunianto Rahadi Utomo menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 74 persen rumah tangga di Indonesia dapat mengakses hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan hingga 2029.

Menurutnya, fokus utama lima tahun ke depan adalah pembangunan rumah murah dan sanitasi memadai bagi masyarakat desa.
Merujuk pada data sosial ekonomi dari BPS tahun 2023, lanjut Yunianto, terdapat lebih dari 11.000 rumah tangga di Rejang Lebong yang belum memiliki rumah. “Kami telah berdiskusi dengan Pak Bupati untuk menyiapkan skema pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih mudah memiliki hunian yang layak,” paparnya.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perumahan layak dan mendukung program nasional dalam mewujudkan keadilan ruang tinggal bagi seluruh warga. (Ade)






