
“Untuk itu, kita juga berupaya meningkatkan infrastruktur pendukung peningkatan layanan. Jadi Bank Bengkulu harus jadi pelayan terbaik di rumah sendiri,’’ ujar Beni.
Ia juga menawarkan beberapa ide kreatif terkait peningkatan PAD Rejang Lebong. Misalnya, pembayaran PBB bisa melalui di ritel modern. Seperti Alfamart dan Indomart. Termasuk penyediaan aplikasi layanan parkir dan layanan RSUD.
‘’Kita juga akan bekerjasama dengan beberapa Toko Online, seperti TokoPedia dan Shopee. Sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi,’’ jelasnya.
Lanjutnya, sejak Bank Bengkulu bekerjasama dengan Bank Jawa Barat (BJB), BPD Bengkulu telah mampu melampaui KUB dengan menyetor modal Rp 3 triliun. Sehingga Bank Bengkulu sudah bisa fokus melakukan ekspansi usaha menuju eksistensi sinergi dengan seluruh pemerintah daerah.
Sementara Bupati, Drs. H. Syamsul Effendi, MM mengucapkan terima kasih atas dukungan Bank Bengkulu. Tentu, dirinya siap menyambut baik ide-ide kreatif yang ditawarkan Bank Bengkulu.










