Jenderal bintang dua yang merupakan lulusan Akademi Militer 1988 ini mengungkapkan, bahwa dirinya sudah berpuluh tahun hidup bersama para prajurit TNI, baik bersama para Bintara maupun Tamtama, bahkan ikut serta dalam berbagai latihan.
“Untuk itu saya berharap, harus bangga menjadi seorang prajurit Bataliyon RK 762/VYS dan tetap semangat dalam bertugas. Sementara, kepada Ibu-ibu Persit juga harus senantiasa selalu mendukung tugas pokok suami agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik”, tegas Pangdam.
Ia juga mengingatkan, bahwa apabila seorang TNI AD diberikan suatu tugas atau tangung jawab yang besar, maka harus dikerjakan dengan senang hati agar membuahkan hasil yang baik.
Ditambahkannya, di tahun 2024 akan ada pesta demokrasi, diharapkan seluruh prajurit dapat menjaga netralitas TNI, tidak berpihak kepada satupun kandidat. Namun, harus tetap mengetahui perkembangan informasi terkait tahapan Pemilu di tahun 2024.
Tetap jalin kerjasama dengan pihak Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga Kamtibmas, sehingga dapat tercipta situasi yang kondusif.









