“Ini menyatakan bahwa kita siap dalam melaksanakan dan menyukseskan Inpres No 6 Tahun 2020 terkait dengan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Dan kitalah TNI-Polri yang dipercaya oleh negara, dalam hal ini Presiden RI untuk betul-betul secara serius meminta kepada masyarakat. Keseriusan itu harus kita kampanyekan kepada masyarakat,” kata Irjen Pol Tornagogo Sihombing.
Lanjutnya, iapun sangat setuju dengan yang disampaikan oleh Pangdam XVIII/Kasuari bahwa keberadaan kita dalam penegakan hukum dan pendisiplinan masyarakat harus persuasif dan tidak ada kekerasan terhadap masyarakat.
Untuk diketahui, dalam acara Sinergitas TNI-Polri dalam rangka Pendisiplinan Protokol Kesehatan di wilayah Papua Barat 2020 ini diwarnai dengan Patroli Gabungan TNI-Polri yang melibatkan kendaraan tempur (Ranpur) Anoa TNI AD, mobil _water cannon_ dan mobil patroli Satuan Lalu Lintas Polri, ambulans, dan ratusan kendaraan dinas roda dua dari Kodam XVIII/Kasuari dan Polda Papua Barat.

Iring-iringan kendaraan Patroli Gabungan TNI-Polri ini diberangkatkan dari Mapolda Papua Barat, yang dilepas oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, serta beberapa pejabat teras Kodam dan Polda. Patroli gabungan ini menempuh rute berkeliling di dalam kota Manokwari. Selama patroli, dilakukan pembagian masker kepada warga dan penyemprotan disinfektan di jalanan dengan menggunakan mobil water cannon.






