“Sehingga untuk mendukung hal tersebut selain memilih calon prajurit yang memenuhi syarat dengan kualitas SDM yang unggul juga harus mempertimbangkan aspek keterwakilan suku yang sudah ditentukan sesuai pembagian alokasi zonasi per Kodim,” ujarnya.
Ia menjelaskan prajurit Bintara selain sebagai unsur pelaksana juga sebagai pemimpin dalam hubungan regu. Dalam sejarahnya Bintara dibentuk sebagai tulang punggung satuan dan sebagai penghubung antara Perwira dengan Tamtama.“Tugas berat tersebut menuntut kriteria calon harus memiliki kualitas yang mumpuni yang mampu melaksanakan tugas dengan kompleksitas yang cukup tinggi di masa yang akan datang,” ungkap Aspers Kasad.
Aspers berharap kegiatan ini betul-betul dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memilih calon yang berkualitas.“Saya juga berharap peserta sidang memperhatikan setiap calon secara seksama dari tinjauan berbagai aspek yang obyektif dan meninggalkan berbagai kepentingan pribadi,” pungkasnya.
Ikut dalam kegiatan ini Wakil Ketua Subpanpus, Sekretaris dan para Katim Rik/Uji Tingkat Pusat serta seluruh peserta sidang Pantukhir tingkat Subpanpus. (Rilis Pendam XVIII/Ksr)










