Pangdam XVIII/Kasuari Peringati HUT ke-31 Akabri 90

Rejangnews.com || Manokwari – Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 90 dari TNI AD, AL, AU dan Polri menggelar Bakti Sosial dan Vaksinasi bertajuk 31 tahun pengabdian TNI-Polri Akabri 90 di terminal Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, Selasa (31/8/2021).

Acara yang bertema “Berbakti untuk Negeri, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” tersebut dihadiri Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, yang juga alumni Akabri 90.

Kegiatan Vaksinsai dan Bakti Sosial ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan peringatan pengabdian TNI-Polri Akabri Angkatan 90 ke-31 tahun yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2021 lalu.

Pangdam mengatakan selain dirinya, alumni Akabri 90 yang menjadi pimpinan di Papua Barat diantaranya Kapolda Papua Barat, Kepala BNN dan Wakabinda Papua Barat.

“Saya yakin ini semua rencana Tuhan, alumni Akabri 90 yang menjadi pejabat di Papua Barat untuk membantu Pemerintah Daerah Papua Barat, kami sudah bertekad sejak pertama mendapat surat perintah untuk mengabdi dengan tulus ikhlas di tanah Papua Barat ini,” ujarnya.

Pangdam menambahkan bahwa saat ini seluruh dunia sedang menghadapi pandemi virus Covid-19, sehingga perayaan peringatan HUT ke-31 Akabri 90 dilaksanakan melalui vaksinasi dan Bakti Sosial.

“Sedikit kita berbagi kepada masyarakat berupa sembako sehingga bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang mungkin kekurangan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan sudah melakukan tracing dan survei tentang kondisi kehidupan masyarakat saat pandemi dengan lapangan pekerjaan yang terbatas bahkan ada yang di PHK atau alih status profesi sehingga Bakti Sosial ini dilakukan.

“Melalui laporan Dandim 1801/Manokwari, ada beberapa masyarakat yang alih profesi untuk terus menghidupi keluarganya sehingga kita sebagai anak-anak bangsa yang tinggal di tanah Papua Barat ini harus memiliki rasa saling tolong-menolong, membantu dengan sesama,” tegasnya.

Pangdam menjelaskan, saat ini Papua Barat adalah Provinsi yang terbaik penanganan Covid-19 dan paling rendah kasusnya secara nasional. Hal tersebut karena masyarakat, seluruh komponen bangsa, TNI-Polri, Pemerintah Daerah yang juga ikut memiliki peran.

“Jadi mari segera kita selamatkan diri kita, saudara dan keluarga dengan melaksanakan vaksinasi. Salah satu cara mengatasi pandemi yaitu dengan vaksinasi untuk itu tolong dihimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin,” ungkapnya.

Terkait kegiatan launching program Merdeka Belajar yang diresmikan Gubernur, Pangdam menghimbau agar siswa di Papua Barat untuk segera vaksinasi.

“Proses belajar mengajar sangat penting bagi anak-anak kita, jika hanya lewat virtual kurang maksimal. Untuk itu mari kita semuanya sepakat mengajak anak-anak kita yang umurnya 12 tahun keatas untuk segera mengikuti vaksinasi,” kata Pangdam.

Delina, 54 tahun, salah satu masyarakat yang ikut dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang sudah melakukan kegiatan ini dan menghimbau warga untuk melakukan vaksin juga seperti dirinya.

“Kepada bapak-bapak dan ibu yang belum melaksanakan vaksin, mari sama-sama datang untuk mengambil bagian dalam mengikuti vaksin dan semoga apa yang dilakukan oleh Pemerintah dapat berhasil untuk menangani wabah ini”.

“Kami juga berharap agar TNI-Polri untuk terus mengadakan vaksin untuk masyarakat, semoga Tuhan memberkati mereka semua atas jerih payah yang dilakukan tidak sia-sia,” harapnya.

Selain Pangdam, pejabat yang terlibat kegiatan tersebut diantaranya Pangkoarmada III, Kapolda Papua Barat, Irdam XVIII/Kasuari, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari, Kepala Staf Armada III, Danlantamal XIV, Kepala BNN Papua Barat, Dandenmadam XVIII/Kasuari, Kabintaldam XVIII/Kasuari, Karolog Polda Papua Barat, Kabag Dukops Binda Papua Barat.Rilis Pendam XVIII/Ksr)

Tinggalkan Balasan