“Saat ini kami melaksanakan pengerjaan awal konstruksi utama berupa pembuatan lantai dasar jembatan dan perataan batu. Seluruh pekerjaan dilakukan bersama masyarakat agar pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Dandim.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Air Merah sangat dinantikan warga karena akan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Selama ini, warga masih menghadapi keterbatasan akses yang kurang memadai, terutama bagi pelajar dan masyarakat yang beraktivitas setiap hari.
Dandim menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 759 kepala keluarga atau sekitar 1.850 jiwa yang berada di wilayah Desa Air Merah dan sekitarnya.
“Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses transportasi menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan hubungan antar permukiman semakin cepat,” jelasnya.










