Menurutnya, Jembatan Merah Putih Air Rusa yang akan dibangun memiliki panjang 14 meter dan lebar 5 meter. Infrastruktur tersebut memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain digunakan sebagai akses transportasi antar desa, jembatan itu juga menjadi sarana penting untuk mengangkut hasil pertanian, memudahkan pelajar menuju sekolah, hingga mendukung pelayanan masyarakat dan aktivitas perekonomian warga.
Witono menjelaskan, kondisi jembatan lama yang telah digunakan selama puluhan tahun membuat masyarakat membutuhkan pembangunan infrastruktur baru yang lebih kuat, aman, dan mampu menunjang mobilitas warga dalam jangka panjang.
“Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Karena usia bangunannya sudah sangat tua, kondisinya terus mengalami penurunan. Dengan adanya pembangunan Jembatan Merah Putih Air Rusa, masyarakat tentu akan lebih nyaman dan aman saat beraktivitas,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Air Rusa merupakan bagian dari Program Jembatan Merah Putih Tahun 2026 yang dijalankan Kodim 0409/Rejang Lebong.










