Dalam kesempatan itu, Pikri juga mengapresiasi sejumlah capaian pemerintah daerah selama satu tahun kepemimpinan, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pembangunan infrastruktur yang dinilai semakin merata, serta komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
Ia menyoroti keberhasilan Rejang Lebong menjadi salah satu lokasi berdirinya Sekolah Unggul Garuda, rencana penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, serta penurunan angka stunting yang mengantarkan daerah tersebut meraih penghargaan.
Namun demikian, Pikri juga mengkritik lemahnya pengawasan terhadap sejumlah proyek infrastruktur pada 2025 yang dinilai mengalami keterlambatan dan tidak berjalan sesuai perencanaan. Ia meminta pemerintah daerah bersikap tegas dengan memberikan sanksi kepada pelaksana proyek yang tidak profesional.
“Pada 2026, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek harus dimaksimalkan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.










