Selain isu lingkungan, Pikri juga menyoroti perlunya penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Ia mendorong edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, optimalisasi bank sampah di desa dan kelurahan, penguatan regulasi, serta pengawasan terhadap titik-titik rawan pembuangan sampah liar.
Tak hanya itu, Pikri mengusulkan pembentukan Program Rumah Aspirasi sebagai ruang dialog permanen antara pemerintah daerah dan masyarakat sipil, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa. Rumah Aspirasi diharapkan menjadi wadah penyampaian gagasan dan rekomendasi kebijakan yang terstruktur serta terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Rumah Aspirasi harus menjadi ruang dialog yang produktif dan solutif, bukan sekadar simbol partisipasi,” kata Pikri.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Rejang Lebong H. M. Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan HMI Cabang Curup. Pemerintah daerah menilai rekomendasi tersebut sebagai bentuk partisipasi aktif dan konstruktif dari kalangan pemuda dan mahasiswa, yang akan dipertimbangkan sepanjang sejalan dengan visi pembangunan daerah.










