Cegah Stunting, Kemiskinan Ekstrem dan Inflasi, Pemkab Lebong bersama Kades dan Lurah Gelar Rakor
Page 2

Cegah Stunting, Kemiskinan Ekstrem dan Inflasi, Pemkab Lebong bersama Kades dan Lurah Gelar Rakor

“Maka dari itu, bapak ibu kepala desa, kami mohon bapak ibu dapat melakukan penguatan-penguatan. Perhatikan betul apa yang menjadi indikator dan karakteristik dari kemiskinan ekstrem. Sehingga, langkah penanganannya bisa efektif,” imbuh Kopli.

Bupati Lebong Kopli Ansori menyampaikan sambutan nya dalam kegiatan Rakor stunting, Kemiskinan ekstrem dan Inflasi.

Sementara itu, Wabup Drs Fahrurrozi M.Pd ketika dikonfirmasi usai acara mengungkapkan, jumlah jiwa yang masuk dalam kategori miskin ekstrem di Kabupaten Lebong mencapai 1200 jiwa. Sedangkan untuk stunting sendiri ada di angka 238.

Terkait langkah penanganan sendiri, Wabup menuturkan, Pemkab Lebong akan fokus pada peningkatan kualitas permukiman, ketersediaan air bersih, sanitasi dan kebutuhan primer (pokok) masyarakat.

“Kita juga meminta para kades untuk mengalokasikan dana desa untuk keperluan pengentasan kemiskinan ekstrem maupun stunting,” ujar Wabup.

Terpantau, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) H Mustarani Abidin SH MSi, para asisten dan segenap kepala OPD di lingkup Pemkab Lebong. Tampak hadir pula para camat, lurah. Tak ketinggalan puluhan Penjabat Kepala Desa (PJs) se Kabupaten Lebong yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu. (snd)

BACA JUGA:  DPRD Lebong Gelar Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Raperda TA 2023

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top