
Karena menurutnya, negara wajib hadir memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi meski orang tua telah tiada.
“Jabatan kepala desa adalah amanah. Amanah itu diuji dari sejauh mana pelayanan kepada masyarakat benar-benar dirasakan,” tegas Fikri.
Fikri menambahkan, kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap warga menjadi tolok ukur utama keberhasilan kepemimpinan di tingkat desa dan kecamatan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Baznas Rejang Lebong A. Supani, Asisten I Setda Rejang Lebong Boby Harpa Santana, Kepala Dinas Sosial Hambali, serta camat dan kepala desa setempat.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah bersama Baznas menyalurkan bantuan sembako dan dana sosial kepada warga terdampak banjir.
Selama peninjauan, warga tampak berinteraksi langsung dengan rombongan pejabat, menyampaikan keluhan sekaligus harapan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak dinilai menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memulihkan rasa aman pascabencana. (Rnr)










