Selain itu, program unggulan TNI Angkatan Darat berupa pembangunan lima titik sumur bor juga mulai dikerjakan. Empat titik sumur bor masing-masing telah mencapai progres 20,5 persen, sementara satu titik lainnya baru mencapai 5 persen.
Untuk program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak lima unit, dua unit rumah telah mencapai progres 15 persen, satu unit 5,2 persen, dan dua unit lainnya belum dimulai.
Sebanyak 181 personel terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 126 prajurit TNI AD, 10 personel TNI AL, 10 anggota Polri, 15 mahasiswa, serta 10 warga masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan didukung sejumlah alat kelengkapan, antara lain peralatan pertukangan, satu unit ekskavator, dan satu unit dozer.
“Selama pelaksanaan kegiatan pada hari ini (kamis.red), kondisi cuaca terpantau cerah sejak pagi hingga sore hari. Situasi di lokasi TMMD dilaporkan aman dan terkendali, tanpa adanya kejadian menonjol,” pungkas Dandim. (Rnm)






