Ia mengajak seluruh hadirin untuk mengisi pembangunan serta meneruskan cita-cita leluhur dan pahlawan yang telah berjuang agar Papua bersatu dengan Indonesia. Kepedulian dan kesungguhan terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di Papua barat akan sangat berarti bagi terwujudnya Papua Barat yang damai, aman dan sejahtera.
Ia juga menegaskan kegiatan yang dilakukan tersebut untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan yang menghendaki Papua bersatu dengan Indonesia dengan proses yang tidak mudah, penuh dengan perjuangan dan semangat itulah yang harus ditiru. “Saya berharap, dengan momen ini, hendaknya dijadikan simbol sejarah untuk melanjutkan nilai-nilai dan semangat perjuangan 1945 oleh masyarakat dan seluruh elemen di Papua Barat sebagai penerus estafet dari perjuangan pahlawan,” ujarnya.
Sementara itu d itempat yang sama, Gubernur yang merupakan dari anak pelaku sejarah Pepera mengatakan tugu Pepera bisa diperindah lagi dengan tidak mengurangi sejarah yang ada untuk mengingatkan anak cucu kedepan tentang sejarah Pepera. “Kedepan perlu diajarkan di semua tingkat jenjang Pendidikan di Papua Barat tentang sejarah Pepera, sehingga mereka tahu persis peristiwa dan pelaku sejarahnya agar dapat menjaga situs sejarah,” ujarnya.










