Menurutnya, yang paling penting adalah menjaga persatuan dan kesatuan, karena NKRI adalah prinsip yang tak tergoyahkan dan harus menjadi ideologi bersama.
Bangsa ini dibangun melalui kolaborasi, dan tidak boleh membeda-bedakan suku atau agama, yang merupakan warisan dari para leluhur.
“Pada 28 Oktober 1928, nenek moyang kita berkumpul di Jakarta untuk menyatukan kita, dan akhirnya Indonesia merdeka karena kita bersatu. Selain itu, kita tidak boleh mengkhianati amanah nenek moyang dengan tidak menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Wagub Kaltim.
Lantaran banyak negara lain bubar karena mereka tidak bersatu. Patut disyukuri, Indonesia yang berusia 78 tahun tetap utuh, karena semua bersatu, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat.
Meskipun ada beberapa organisasi lain, semuanya bisa teratasi. Namun, tidak boleh lengah dan harus tetap waspada. serta harus mengajarkan kepada anak cucu dan generasi muda bahwa untuk membangun suatu bangsa harus bersatu.
Setelah pertemuan dengan Pangdam XVIII/Kasuari, Wagub Kaltim pergi ke kantor Paldam XVIII/Kasuari untuk bersilaturahmi dengan warga Paldam XVIII/Kasuari.










