Kabag Ekonomi Setdakab Rejang Lebong, Sofan Wahyudi, mengatakan kegiatan pasar murah May Day 2026 ini merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama serikat pekerja dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga menjadi langkah konkret dalam pengendalian inflasi daerah,” ujar Sofan.
Sementara itu, Ketua DPC KSPSI Rejang Lebong, Edi Sarmiki, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini tidak hanya menjadi momentum perjuangan pekerja, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“May Day bukan hanya tentang pekerja, tetapi bagaimana bersama-sama menjaga kesejahteraan masyarakat. Pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga,” ungkapnya.
Panitia mengimbau masyarakat datang lebih awal agar bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga murah dan stok yang masih tersedia. (RnR)






