Kongres Ke V STaB, Nama Adi Ogan Muncul Sebagai Kandidat Ketum

Rejangnews.com ll Bengkulu – Serikat Tani Bengkulu (STaB) melaksanakan Kongres ke – V dengan Tema “Kembalikan Tanah HGU Kepada Petani Miskin”. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, dari Jum’at (10/12/2021) sampai Sabtu (11/12/2021) di Hotel Atlet Bengkulu.

Dalam Kongres tersebut, nama Adi Ogan muncul sebagai kandidat Ketua Umum terkuat, untuk periode 2021 – 2026.

Disampaikan ketua panitia, Wawan Ersavoni, selain nama Adi Ogan, terdapat berapa nama lain yang akan bertarung merebut Ketua Umum STaB, yakni; Jakio dari Bengkulu Utara, Isurman dari Bengkulu Selatan, Hari Patono Ketua Umum STaB saat ini, juga ada Ahmad Rozikin dari Rejang Lebong dan Pendrik dari Muko-Muko.

“Pastinya dalam kegiatan Kongres ini juga kita akan merumuskan program kerja baru dan mengevaluasi kinerja pengurus pada periode sebelumnya. Siapapun yang terpilih nantinya, diharapkan dapat membawa organisasi ini lebih bermanfaat dan berpihak kepada petani,” ujar Wawan.

Sementara, Sekretaris Panitia Andi Wibowo mengatakan, pihaknya sengaja memilih tanggal 10 Desember sebagai hari pembukaan Kongres, sebab 10 Desember merupakan hari HAM sedunia.

“Kami ingin memberi pesan kepada pemerintah bahwa masih banyak petani yang menjadi korban pelanggaran HAM oleh perusahaan Perkebunan atau Pertambangan Besar dan oleh oknum aparat negara”, ungkap Andi.

Di sisi lain, pihak Rejangnews.com berhasil menghubungi Agustan Rahman salah satu Aktifis era 98 yang juga hadir dalam kongres tersebut. Menurutnya, siapapun nantinya terpilih harus senantiasa berpihak kepada para petani, karena pada dasar nya petani rawan menjadi korban dari perusahaan, oknum oknum aparat negara yang mencari keuntungan sendiri.

“Apalagi STaB adalah anak kandung dari Gerakan Reforma Agraria di Bengkulu dan juga pelopor petani saat Orde Baru (Orba) yang masih sangat kuat,” imbuhnya.

Diketahui dalam kongres tersebut dihadiri oleh 200 lebih perwakilan OTL (Organisasi Tani Lokal) dari seluruh penjuru propinsi Bengkulu.

Dalam kegiatan tersebut akan dimulai dengan kegiatan diskusi publik yang mengangkat topik soal masa depan reforma agraria. Dalam diskusi publik tersebut, terdapat narasumber yang diundang dari Jakarta, tentunya sangat berpengalaman. Mereka adalah Dewi Kartika dari Konsorsium Pembaruan Agraria(KPA), lalu Nurudin (Gus Udin) Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia dan Dianto Bachriadi, Phd seorang Ahli Agraria.

Selain itu ada Narsum dari Bengkulu, yaitu Usin Abdisyah anggota DPRD Propinsi Bengkulu dan Dediyanto anggota DPRD Kota Bengkulu, ada juga perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bengkulu. Bahkan hadir pula Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.(snd)

Tinggalkan Balasan