Ia mengatakan, hasil panen ikan nila nantinya akan dipasarkan kepada masyarakat sekitar dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasaran, bahkan hanya sekitar setengah harga normal.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh sumber protein berkualitas tanpa harus terbebani tingginya harga kebutuhan pangan.
Tak hanya fokus pada ketahanan pangan, program budidaya ikan nila bioflok ini juga diharapkan mampu menjadi contoh pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan budidaya.
Keberadaan kolam bioflok dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Muhammad Ali menambahkan, ke depan Kodim 0409/Rejang Lebong berencana menambah jumlah kolam bioflok agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi warga, tidak hanya membantu ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.








