Soal Pencitraan? Semua Kembali ke Perspektif
Terkait tudingan pencitraan terhadap gaya komunikasi Gubernur, Dio mengatakan bahwa setiap orang berhak menilai dari sudut pandangnya masing-masing. Namun bagi HMI, penilaian bukan pada gaya, melainkan pada hasil.
“Pencitraan atau bukan, itu tergantung perspektif. Bagi kami, selama pendekatan itu mampu menyampaikan hasil kerja dengan efektif dan tanpa membebani anggaran besar, maka itu layak diapresiasi. Kita harus bisa beradaptasi dengan gaya kepemimpinan yang berbeda,” ujarnya.
Mahasiswa Bukan Lawan, Tapi Mitra Kritis
Sebagai penutup, Dio menegaskan bahwa HMI tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial, namun juga siap menjadi mitra konstruktif pemerintah dalam membangun daerah.
“Mahasiswa bukan musuh pemerintah. Kami mitra kritis yang akan terus mengawal, memberi masukan, dan apresiasi jika memang ada capaian yang layak dihargai. Ini bukan soal oposisi, tapi komitmen bersama untuk kemajuan daerah,” tutupnya. (rns)










