Pihaknya juga telah menyiapkan pasukan dan kekuatan untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan gangguan.
“Kami juga memberikan pesan kepada rekan-rekan media agar tidak langsung menyebarkan berita hoaks atau informasi palsu, tetapi membantu dengan mengklarifikasinya bahwa berita hoaks tersebut tidak benar,” harap Pangdam.
Harapannya adalah agar Pemilu dapat membangun negeri, khususnya Papua Barat, menjadi daerah yang aman dan damai, sehingga pembangunan dapat berlanjut tanpa hambatan. Intinya, Kodam Kasuari siap memberikan dukungan ini.
Sementara Kapolda Papua Barat, Irjen. Pol Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., menjelaskan bahwa secara teoritis, jumlah personel Polda Papua Barat yang dikerahkan untuk pengamanan Pemilu akan mencapai 2/3 dari jumlah personel satuan Polda Papua Barat yang saat ini tersedia.
Dari jumlah dua per tiga tersebut, rencananya akan dibagi dan ditempatkan di seluruh wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya sesuai dengan pola yang telah ditetapkan.










